Meneladani Rasulullah SAW. Dalam Kehidupan

Meneladani Rasulullah SAW, dalam kewirausahaannya kita mulai dari fungsi pemberdayaan (empowering) berhubungan dengan adanya upaya pemimpin untuk menumbuhkan lingkungan agar setiap orang dalam organisasi perusahaan mau dan mampu untuk melakukan yang terbaik dan selalu memiliki komitemen yang kuat (strange committement).

seorang pemimpin harus memahami sifat pekerjaan atau tugas yang diembannya. ia juga harus mengerti dan mendelegasikan seberapa besar tanggung jawab dan otoritas yang harus dimiliki oleh setiap pegawai yang dipimpinnya.

siapa mengerjakan apa, untuk alasan apa mereka mengerjakan pekerjaan tersebut dan bagaimana akunabilitasnya.

fungsi panutan sebuah keteladanan mengungkapkan bagaimana para pemimpin agar dapat menjadi panutan bagi para pegawainya, bagaimana ia bertanggung jawab atas sikap, prilaku, tutur kata (komunikasi), dan keputusan-keputusan yang diambilnya.

Sejauhmana ia melakukan apa yang dikatakannya. Nabi Muhammad Saw. sebagai teladan dalam hal ini, dikenal sangat kuat berpegang pada keputusan yang telah disepakati.

jalan terbaik dan termudah menuju kesuksesan dan kebahagfiaan adalah meneladani prilaku orang yang sukses dan bahagia. ini adalah konsep NLP (neuro-Liguistic Programming).

Neuro -Liguistic Programming (NLP) adalah penyusunan bahasa saraf, yaitu suatu konsep yang berbasis pada premis bahwa setiap manusia memiliki sistem saraf yang sama, karena itu “Segala sesuatu yang dapat anda lakukan, saya juga bisa melakukannya,” yaitu dengan cara menirunya.

dalam buku bagusnya Anthony Robbins dalam bukunya:

“Unlimited Power, The Science Of Personal Achievement”

dalam buku ini dikatakan : ” Bila Anda Menginginkan Kehidupan Yang Lebih Baik, Jangan Suka Mencari Rumor Atau Gosip, Carilah Model-model¬† dan Mentor-mentor yang hebat Dalam Kehidupan Yang Nyata”.

kita tela’ah sedikit mengenai kata-kata yang telah kita kutip dari buku beliau. dapat kita simpulkan bahwa didalam kehidupan ini, tentunya kita menginginkan kehidupan yang lebih baik. kehidupan lebih baik artinya kita pantaskan diri untuk menjadi manusia dengan sikap/prilaku,tutur kata,pikiran dan hati yang baik.

dikatakan pada kutipan diatas:

“carilah model-model dan mentor-mentor yang hebat dalam kehidupan nyata”

teladani sebuah kebaikan dari orang-orang yang baik dalam hidupnya dan belajarlah dari orang-orang yang pada realita-nya mereka baik hati-nya, menghargai, dan ingin membawa seseorang yang kurang wawasannya menjadi kaya akan wawasan bersamanya.

Sejarah Kenabian Muhammad SAW. atau yang biasa kita kenal dengan “Sirah Nabawiyah” Menceritakan kecakapan Nabi Muhammad SAW. dalam mensinergikan berbagai potensi yang dimiliki umat (para pengikutnya kaum muslimin) dalam mencapai suatu tujuan.

Sebagai contoh saat dalam perang Uhudm dimana Nabi Muhammad SAW. mengatur strategi. beliau menempatkan pasukan pemanah  (altereri) dipunggung bukit untuk melindungi pasukan altelerinya. beliau juga dengan bijak mempersaudarakan kaum muhajirin (kaum yang hijrah) dengan kaum anshor (kaum yang menolong) saat dimana mulai membangun madinah.

Nabi Muhammad SAW. adalah teladan terbaik dalam berbagai aspek kehidupannya. tidak ada orang yang sedemikian sempurna untuk dapat diteladani selain beliau, karena pada diri beliau terdapar berbagai sifat terpuji dan mulia yang dimuliakan oleh Allah SWT. yang maha mulia.

Nabi Muhammad SAW. telah mengalami berbagai kondisi dalam kehidupannya. beliau pernah merasakan hidup sebagai orang yang susah dan beliau dapat melaluinya dengan keteladanan dan kemuliaan yang beliau miliki. beliau mampu menjadi teladan bagaimana menyikapi kesulitan yang terjadi. beliau pun pernah menjadi orang kaya, dibalik kekayaan tersebut beliau membuat dirinya layak untuk diteladani dengan menyikapi bagaimana seharusnya menggunakan kekayaan itu. beliau pun pernah menjadi sosok pemimpin yang mampu memimpin pasukannya menuju tujuan yang jelas baik.

semua ketabahan dan kemuliaan beliau mampu menghadapi hambatan kehidupan yang ada, dalam realita kehidupan kesalahan dan kegagalan pasti menghapiri diri kita. saat itu lah kita diuji untuk menghadapi berbagai masalah yang hadir dalam hidup kita.

bagaimana untuk menyikapi sesuatu dengan lebih tenang dan tawaqal, memaafkan kekhilafan orang lain, mencari solusi dari berbagai macam masalah dan hambatan yang hadir dalam hidup kita setelah mendapatkan solusinya selesaikan dengan tindakan yang nyata untuk menyelesaikan masalah yang ada.

This entry was posted in Tak Berkategori. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>